Home Berita Terkini PKP Sistem Zonasi: “Guru Harus Selalu Belajar Untuk Meningkatkan Kompetensi”

PKP Sistem Zonasi: “Guru Harus Selalu Belajar Untuk Meningkatkan Kompetensi”

199
0
Kepala PPPPTK PKn IPS, Dr. Subandi memberikan arahan tentang kebijakan PKP Zonasi

Pembekalan guru inti Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Zonasi untuk putaran terakhir di tahun 2019, berlangsung di beberapa tempat, 9 s.d. 15 November 2019. Salah satunya bertempat di Hotel Horison, Ciledug, Jakarta Selatan, ratusan guru PKn dan IPS dari Provinsi Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Selatan. Untuk putaran terakhir ini, Jawa Barat tercatat menjadi yang terbanyak pesertanya. Penyelenggara kegiatan ini adalah Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kewarganegaraan dan Ilmu Pengetahuan Sosial(PPPPTK PKn&IPS), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Para peserta mengerjakan tugas-tugas dari para narasumber

Program PKP Zonasi dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi (kualitas) lulusan siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, hingga mengevaluasi yang berorientasi pada peningkatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills). Para narasumber terdiri dari widyaiswara PPPPTK PKn&IPS dan LPMP Jawa Tengah. Para peserta diberikan pembekalan sebagai guru inti yang akan mengimbaskan ke guru sasaran di masing-masing Pusat Belajar (PB) sesuai zona. Kegiatan PKP Zonasi di masing-masing zona berlangsung dengan pola 5 in dan 3 on. Pelaksanaan in service dilakukan di hari Sabtu atau Minggu, kemudian pelaksanaan on service dilakukan di sekolah masing-masing tempat tugas guru sasaran.

Para peserta dari kelas IPS bersama para Narasumber

Menurut Kepala PPPPTK PKn&IPS, Dr. Subandi, M.M., PKP Zonasi telah diprogramkan di masa Pak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Muhadjir Effendi (kini Menko PMK-red). “Mas Menteri Kemendikbud Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim berkomitmen melanjutkan program-program Kemendikbud yang positif di masa Pak Muhadjir”, ujar Dr. Subandi. Lebih lanjut dikatakan bahwa Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, serta pemerataan mutu pendidikan karena pelaksanaannya memertimbangkan pendekatan kewilayahan atau zonasi. Melalui program ini, pengelolaan MGMP di tingkat SMP yang selama ini dilakukan melalui rayon dapat terintegrasi melalui zonasi pengembangan dan pemberdayaan guru.

Salah satu guru inti dari Kab.Bogor, Pak Ridwan mengatakan bahwa kegiatan pembekalan guru inti dalam PKP sangat bermanfaat dan membantu memperbaharui kembali kompetensi guru untuk saling belajar, berbagi, dan yang terpenting selalu berupaya meningkatkan pelayanan terbaik kepada peserta didik. Senada dengan itu, Bu Rirry, guru inti dari Kab. Bekasi mengatakan bahwa kegiatan pembekalan guru PKP merupakan kegiatan yang sangat efektif dalam peningkatan kompetensi guru, khususnya guru PKn dan IPS. Menurut Ibu Rirry, dalam kegiatan ini, para peserta dibekali dengan berbagai materi dan praktik yang sangat berguna untuk meningkatkan kompetensi. “Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dalam rangka pemerataan kompetensi semua guru di Indonesia, sehingga guru terus mengupdate ilmunya dan meningkatkan kualitas pembelajaran”, ujarnya.

/CNO/ untuk suara guru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here