Home Berita Terkini Gedung Kelas SD Ambruk di Pasuruan: PGRI Turut Berduka Cita dan Prihatin

Gedung Kelas SD Ambruk di Pasuruan: PGRI Turut Berduka Cita dan Prihatin

730
0
Foto : Istimewa

Tragedi ambruknya beberapa ruang kelas di SDN Gentong, Kel. Gentong, Kec. Gadingrejo, Kota Pasuruan menorehkan keprihatinan berbagai pihak termasuk PB PGRI. Kejadian yang memiriskan hati terjadi Selasa Pagi, 5 November 2019, mengakibatkan seorang guru pengganti yang juga petugas perpustakaan (Sevina Arsy Wijaya) dan murid (Irza Almira) meninggal dunia, serta 11 siswa lainnya luka-luka (dikutip dari berbagai sumber media). Ketua Umum PB PGRI, Prof.Dr.Unifah Rosyidi, M.Pd. ketika dihubungi suara guru dan mendengar kejadian ini mengucapkan turut berduka cita sedalam-dalamnya. “Semoga guru dan siswa yang menjadi korban dalam kejadian tersebut (saat menjalankan tugas), khusnul khotimah dan meninggal sebagai seorang syuhada, dimasukkan dalam Surga-Nya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan”, ujar Ibu Unifah Rosyidi.

Ibu Unifah lebih lanjut menyampaikan bahwa dengan peristiwa ini, semoga menjadi pembelajaran untuk kita semua sehingga tidak terjadi lagi di tempat lain.

Ketua Umum PB PGRI juga menyerukan dan memohon kepada PGRI Jawa Timur dan PGRI Kota Pasuruan turut hadir ke rumah duka sebagai perwujudan solidaritas.

Peristiwa Ini menjadi satu bukti bahwa pemerataan kualitas sarana prasarana pendidikan masih jauh dari harapan, untuk itu dimohon kepada Pemerintahan Kota Pasuruan (melalui Dinas Pendidikan) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar terus berkonsentrasi dalam percepatan pemerataan peningkatan mutu dan pelayanan pendidikan, ujar Unifah Rosyidi mengakhiri perbincangan dengan Suara Guru. (Catur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here