Home Berita Terkini Pemda Siap Laksanakan PKP Zonasi

Pemda Siap Laksanakan PKP Zonasi

81
0

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengadakan kegiatan rapat koordinasi penandatanganan perjanjian kerja sama Banpem Program Penguatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) di Hotel Clario Makassar Sulawesi Selatan, 3-5 September 2019. 

Pada kegiatan ini, dilakukan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan MoU antara Dinas Pendidikan Kabupaten, Kota, dan Provinsi serta lainnya dengan Dirjen GTK. 

Menurut Kabid GTK, Dinas Pendidikan Kota Mataram, Hj Sri Winarni, Mataram mengajukan peserta di TK sebanyak 120, SD sebanyak 100, dan SMP sebanyak 240. Kegiatan ini sepenuhnya dibiayai oleh APBN. 

Pada PKP, setiap kelas terdiri dari 20 peserta dengan biaya 30 juta, sebanyak 5 kali pertemuan. Biaya tersebut mencakup ATK, laporan, dokumentasi, snack, makan, konsumsi rapat, materai, honor narasumber, honor instruktur, tansport peserta, dan transport panitia.  

 “PKP bagus untuk pengembangan kompetensi siswa di Mataram. Guru antusias mengikuti PKP ini. Guru sudah bertanya kapan akan dimulai,” kata Ibu Sri. Rencananya pada 16 September akan dilaksanakan PKP di semua jenjang. 

Ibu Sri menjelaskan, kompetensi guru Mataram tidak semua rendah. Banyak guru yang sudah bagus. KKG dan MGMP di Mataram aktif walaupun tanpa bantuan pemerintah. Mereka memiliki iuran anggota dan dikelola sendiri. Memiliki program yang pasti. Setiap pertemuan KKG dan MGMP mereka menghadirkan unsur pimpinan di Dinas Pendidikan. Pelatihan yang dilaksanakan seputar pembelajaran, metode, dan media. 

“Dukungan dari Dinas sangat besar. Pada 2018 pernah ada anggaran dari APBD untuk kegiatan MGMP,” tegas Ibu Sri.

Kabid Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PGTK), Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Kus Setiyaningsih, menjelaskan bahwa peserta PKP harus belajar dengan baik pada saat pelatihan, seperti tidak malas belajar komputer, tidak malas bertanya, tidak malas membaca, dan tidak keluar kelas.  

Di Banyumas ada 7 rayon. Peserta PKP sendiri melibatkan guru negeri dan swasta. Untuk guru inti sendiri sudah ada.    

“Harus ada imbalan dan hukuman. Tidak harus materi, tetapi penghargaan bagi guru dan sekolah yang berprestasi. Harus ada uji kompetensi guru setiap semester. Tidak harus dari pemerintah pusat tapi dari Pemda,” kata Ibu Kus. 

KKG dan MGMP Banyumas dalam setahun maksimal 15 kali pertemuan. Dukungan pengawas sangat bagus. Sedangkan biayanya diambil dari BOS. 

Menurut Kabid Peningkatan Mutu PTK Kabupaten Jayapura, Uloh Saepullah, pada PKB dari rekening dinas dikirim ke pusat atau kelompok belajar, pada PKP sekarang dari dinas dikelola oleh dinas. 

Orientasi PKP ke siswa sehingga diharapkan Nilai UN lebih baik dari tahun kemarin. UN di Jayapura masih di bawah standar. 

“Pelatihan seperti ini diminati karena merupakan rapor guru. SIM PKB akan dilihat. Jika SIM PKB-nya buruk, maka bisa saja sergurnya akan dicopot. Pusat akan mengetahui rapor guru,” kata Uloh.

Pada PKP ini, agak kesulitan untuk guru adven karena ibadah mereka hari Sabtu. Padahal pelatihan on dilaksanakan pada Sabtu. Kemungkinan akan diganti. 

Di Jayapura lebih banyak guru pendatang karena kompetensi di mapel tertentu kurang. Tahun ini tidak bisa dana dari Pemda. Tahun depan bisa saja karena Bupati sangat peduli pendidikan. 

“KKG dan MGMP tidak semua aktif karena berjauhan. Menyeberang danau meskipun satu kecamatan. Pada 2018, ada bantuan dari Pemda untuk KKG dan MGMP. Meskipun tanpa bantuan Pemda, KKG, dan MGMP bisa jalan,” tegas Uloh. 

Kabid GTK Seram Bagian Barat, Maluku, Abraham Tuhenay, menyatakan, pada 2020 Pemda akan membiayai PKP seandainya tidak ada lagi dari pusat. Pada 2018, Pemda membiayai PPG 46 guru. Pada 2019 membiayai PPG 29 orang guru. Pada 2015 memberi beasiswa S2 guru. 

KKG dan MGMP di Seram juga berjalan baik karena motivasi dinas. Pada 2013, 2014, 2015 ada dana Pemda untuk KKG dan MGMP. Pada 2016, 2017, 2018, dananya untuk K-13. Pelatihan K-13 bahkan bisa mencakup wilayah Maluku Tengah dan Ambon. (Jejen Musfah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here