Home Berita Terkini Inspirasi Empan Papan

Empan Papan

74
0
Foto : harapanrakyat.com

Ada ungkapan menarik di status profil WA Pak Muhadjir-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI era kabinet kerja. Ungkapan itu adalah Empan Papan. Saya langsung browsing di mbah google mencari arti ungkapan itu, dan menemukan penjelasannya. Ternyata ada filosofi mendalam makna ungkapan empan papan. Artinya kurang lebih, yaitu menempatkan sesuatu pada tempatnya. Atau dapat juga diartikan menempatkan sesuatu sesuai situasi dan kondisi.

Ungkapan Empan Papan memang diperlukan sekali oleh kita agar kehidupan menjadi harmoni, selaras, dan seimbang dalam kondisi apa pun. Siapa pun kita, tentu perlu menempatkan diri pas pada tempatnya. Melakukan sesuatu hal secara pas sesuai porsi dan posisi. Dalam kehidupan, terkadang tanpa disadari seseorang dalam melakukan perannya melebihi porsinya. Setiap diri kita sedang bermain peran yang berbeda-beda. Dalam menjalankan setiap perannya, setiap pemain kehidupan perlu apik bermain sesuai skenario yang telah dituliskan. Tidak boleh kurang, dan tidak boleh melebihi agar permainan kehidupan tidak rusak karenanya.

Dibutuhkan kecerdasan emosional agar mampu menempatkan diri dalam segala situasi. Banyak orang cerdas secara intelektual, namun belum tentu dapat bertindak sesuai falsafah empan papan ini. Empan papan sangat perlu dimiliki oleh setiap individu, apalagi seorang pemimpin. Kematangan emosi dibutuhkan oleh setiap pemimpin sehingga mampu menempatkan diri dalam segala situasi dan kondisi. Memahami dan menghargai kerja keras dan kontribusi setiap individu dalam kelompok agar semua dapat memaksimalkan potensinya mencapai suatu tujuan.

Menghargai dan menghormati yang tua,  lalu menyayangi serta menghormati yang muda. Mampu berbicara kepada semua tingkatan orang dengan bahasa yang mudah dan jelas sesuai kebutuhannya. Memahami kedudukan dan posisi dirinya di antara kedudukan dan posisi lainnya.

Empan Papan merupakan petuah jawa yang sarat penanaman budi pekerti dan dapat membawa kenyamanan hidup. Nasihat empan papan ini sederhana, tapi bila direnungkan mendalam sarat pesan moral yang tajam bahkan dapat menyelamatkan manusia dari perilaku rakus dan takabur.

Dalam praktiknya, nasihat empan papan berkaitan dengan aktivitas penciptaan, dan rekayasa peristiwa harus senantiasa sesuai situasi dan kondisi (dalam budaya jawa: saiki, kene, ngene ). Implementasinya dalam kehidupan sehari –hari yakni tumbuh perilaku bijaksana saat akan mengadopsi dan beradaptasi dengan sesuatu yang baru di lingkungan kita. Jangan sampai kita bersikap egosentris dan mengubah drastis kemapanan tatanan kehidupan di lingkungan kehidupan kita. Saat ini, situasi dan keadaan tersebut sudah mulai menggejala di tengah masyarakat. Tuntutan kebebasan berserikat dan berkumpul serta mengeluarkan pendapat seringkali disalahartikan. Bahkan terkadang tidak peduli apakah masyarakat suka atau tidak dengan akibat dari tuntutan itu. Kebebasan berbicara seringkali offside dari hal substansial dan sering menyerang secara personal.

Empan papan mendidik manusia berperilaku mawas diri ketika mencari rizki. Menjauhkan diri dari perasaan serakah dalam bekerja dan mencari penghasilan

Dengan memahami makna Empan Papan, kita dapat membedakan harta yang menjadi haknya dan yang bukan. Ketika  memperoleh jabatan atau kedudukan para pengamal empan papan tetap berperilaku bersahaja. Jabatan hanyalah sekadar bonus pekerjaan yang tidak harus dipertahankan dengan harga mati. Jabatan merupakan sarana untuk berbuat, bermanfaat, dan berperilaku adil kepada sesama.

Catur Nurrochman Oktavian

Bogor, 19 Januari 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here