Home Berita Terkini KISAH HONORER BERANGKAT UMROH

KISAH HONORER BERANGKAT UMROH

470
0
Ayah Didi bersama Yusuf Akor

Yusuf Akor ustadz sekaligus guru honorer penyandang status K2 di SDN 04 Bampu Apus, TMII Bambu Apus Jakarta Timur, suami dari Afiyah Tussa’diah dan anak anak dari Urip Elviana Yusuf,Farhan Qoidil Khoir dan Farhat Faqih Al Birri ini merupakan sosok guru honorer yang sederhana,tawadhu tetapi tangguh . Menjadi guru honorer di sekolah negeri selama lebih dari 15 tahun masih ditekuni hanya berharap suatu waktu ada kebaikan dari pemerintah untuk diangkat menjadi PNS. Untuk menghidupi ketiga anak anak nya yang sagat membutuhkan biaya ini, istri pak Guru setiap pagi nyambi berjualan jajan makanan anak anak di sekolah dimana Yusuf Akor bertugas.

Layaknya kehidupan honorer pada umumnya yang hidup mengandalkan penghasilan dari honorer sekolah tentu tidak lah cukup untuk biaya layak hidup di zaman serba mahal ini. Beruntung bagi Pak ustadz begitu pak Yusuf dipanggil oleh murid muridnya honorer bulanan sudah lebih baik dibandingkan dengan honorer tahun tahun sebelumnya dan dibandingkan dengan honorer guru di luar DKI. Honorer DKI penghasilannya ditetapkan berdasarkan upah minimum provinsi yaitu untuk tahun 2018 sebesar 3,6 juta rupiah, bandingkan dengan honorer guru guru di luar DKI yang hanya rata rata 500 000 rupiah saja, penghasilannya jauh dibawah upah minimum.

Sekalipun kehidupan Pak Ustadz pas pasan dalam kehidupan ekonomi tetapi berlebihan dalam hal agama dan pendidikan.Pak Ustadz tetap semangat untuk memberikan pendidikan terbaik untuk anak anak nya, salah satu anak tertuanya Urif Elviana saat ini duduk di smester 6 di salah satu Universitas pavorit di Ibu Kota. Insya Allah anak sulung ini akan melanjutkan kuliah di negeri Sakura atas bantuan biaya dari perguruan tingginya.
Sebagai tambahan penghasilan untuk menghidupi keluarga pak Ustadz merangkap menjadi guru ngaji bagi anak anak usia sekolah di sekitar komplek perumahan TMII. Status guru ngaji inilah yang menjadikan masyarakat komplek dan DKM Masjid Sunan Kalijaga Komplek perumahan pegawai TMII mengangkat Ustadz Yusuf menjadi Marbot Masjid sekaligus menempati satu rumah di lingkungan Masjid tersebut.

Menghayal pergi umroh
Yusuf Akor setelah lulus SD, Sanawiyah As Safiiyah, dan Aliyah As Safiihah, di kota asalnya Subang Jawa Barat, lalu menyelesaikan dua S1 pertama di Sekolah Tinggi Agama Islam Jakarta Indonesia dan S1 Al Aqidah Klender, semuanya ada di Jakarta Timur. Pernah bermimpi ingin menjalankan ibadah umroh.
Suatu saat pak Ustadz Yusuf berkhayal ingin pergi ke Mekah untuk menjalankan ibadah Umroh, ke inginan ini disampaikan kepada istri nya Umi Safiyah Tussa diah. Terjadilah dialog antar keduanya, karena Umi panggilan istrinya mempertanyakan biaya Umroh yang tak mungkin terjangkau dengan penghasilan ustadz sebagai guru honorer. Ustadz menyakinkan umi bahwa bila keinginan itu serius mudah mudahan akan dikabulkan oleh yang Maha Kuasa. Ustadz Yusuf menasehati uminya untuk tetap berdoa dan meminta kepada Allah SWT agar keinganannya terkabul. Bangun tengah malam,lakukan tahajud, terus berdoa jangan bosen bosen meminta kepada Allah SWT begitu pinta dan nasehat ustadz kepada Uminya.

Suatu ketika di tengah malam saat keduanya sedang berdoa masuklah telepon dari seseorang dari seberang sana, diangkatlah telepon yang berdering itu oleh pak Ustadz, ”Assalamualaikum pak
Ustadz” begitu pembukaan mengawali sapaan diseberang sana, walaikum salam jawab pak Ustadz. Benarkah ini pak ustadz Yusuf Marbot Masjid Sunan Kali jaga Kompleks perumahan pegawai TMII? Begitu lanjutan pembicaraan diujung telepon sana, Lalu di jawab “ya” oleh ustadz Yusuf, “ada apa” kata pak ustadz. Ternyata telepon dari seberang itu adalah petugas dari Dewan Masjid Indonesia yang memberitahukan bahwa ustadz Yusuf dari Marbot Masjid Sunan Kalijaga mendapat kesempatan untuk menjalankan ibadah Umrah atas biaya Dewan Masjid Indonesia.
Atas Kehendak Nya, mimpi keinginan ibadah Umrah Ustadz Yusuf terkabul juga akhirnya, Januari 2019 Ustadz Yusuf terbang ke Mekah untuk melaksanakan ibadah Umrah atas biaya Dewan Masjid Indonesia. Janji Allah tidak pernah ingkar,bila umatnya ber do a dan meminta maka Allah akan mengabulkannya, begitu juga doa ustadz Yusuf , keinginan kuat untuk bisa ibadah Umrah terlaksana juga.

Itulah kisah guru honorer pergi umrah dengan segala cerita didalamnya, walaupun secara teori ibadah umrah itu sulit dilakukan oleh seorang honorer akan tetapi bila Allah sudah berkehendak,maka semua akan terjadi.

Jakarta,30 Januari 2019
Didi Suprijadi
Ayahdidi/ayahhonorer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here