Home Berita Terkini Sosciencemation 2018

Sosciencemation 2018

198
0
Sambutan Kepala SMA PLus PGRI Cibinong Dr.H. Basyarudin Thayib, M.Pd

SMA Plus PGRI Cibinong

Sosciencemation 2018

Lab IT
Studio Produksi Video
Cerdas Cermat IPS
Maket Peta Timbul
Cerdas Cermat IPA
Kompetisi Roket Air
Penyerahan Piagam Cinderamata
Pertunjukan Drama
Pelepasan balon

Kompetisi perpaduan ilmu sosial, ilmu pengetahuan alam dan matematika atau dikenal dengan Sosciencemation kembali dihelat di SMA Plus PGRI Cibinong (Pesat). Sosciencemation 2018 digelar pada kamis (20/9), bertempat di lapangan basket. Perhelatan ini diikuti seluruh siswa/i kelas X, XI dan XII serta dihadiri para kepala sekolah PGRI dan sekolah negeri SMA/K sekitar juga perwakilan siswa/i SMP sekitar. Hadir pula para pejabat dilingkungan dinas kabupaten bogor yang diwakili kepala dinas pendidikan wilayah 3 Asep Sudarsono, Kepala Seksi Penilaian Supriyanto, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud, Ketua BPLP PGRI Supardi, Wakil Sekretaris YPLP Pusat H. Muhir Subagja, dan Ketua PGRI Kabupaten Bogor Dadang.

Sosciencemation kali ini mengangkat tema “Sosciencemation Membekali Peserta Didik dengan Iptek Abad 21 dan Penguatan Karakter untuk Menyiapkan Generasi Emas Indonesia”.

Dalam sambutannya, Kepala SMA Plus PGRI Cibinong Dr.H. Basyarudin Thayib, M.Pd mengatakan bahwa dalam rangka persiapan menyambut generasi emas Indonesia, proses pendidikan tidak bisa dilaksanakan secara biasa-biasa saja tetapi harus ekstra bahkan jika perlu hari minggu siswa tetap masuk. Karena saat ini Indonesia sedang proses mengejar ketertinggalannya.

“Dalam rangka menyambut generasi emas Indonesia tahun 2045 kita tidak bisa main-main, siswa/i harus tekun belajar dan dipersiapkan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung. Seperti lab, ekstrakurikuler termasuk kegiatan semacam ini. Ini pun saya rasa tidak cukup, hari-hari belajar jika perlu ditambah masuk di hari minggu. Karena saat ini kita sedang mengejar ketertinggalan tidak bisa dengan melakukan sesuatu yang biasa-biasa saja,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, meski letak sekolah ini di tengah kampung bukan berarti kampungan bahkan sangat moderen. “Sekolah kita boleh terletak di kampung tetapi kita bukan kampungan, sebelum sekolah lain berfikir, sekolah kita sudah memulai. Mulai dari model pembelajaran Quantum Learning hingga pembelajaran robotik yang saat ini ada. Karena target sekolah kita saat ini adalah menjadi salah satu kiblat pendidikan nasional,” tegas Basyar.

Turut memberikan sambutan Kepala Seksi Penilaian Supriyanto, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud. Ia mengatakan tak menduga ada sekolah seperti ini dan ia mendorong model kewirausahaannya ditingkatkan lagi dikarenakan banyak kegiatan yang potensial untuk dikembangkan menjadi usaha. “Saya sangat tidak menyangka kalau disini ada sekolah seperti ini, sangat bagus dan patut di contoh oleh sekolah-sekolah lainnya khususnya sekitar sini. Dari apa yang telah sekilas saya lihat dan dengar dari pak Basyar selaku kepala sekolah saya rasa sisi kewirausahaannya perlu di optimalkan lagi karena banyak produk yang potensial untuk dikembangkan menjadi usaha,” ucap Supriyanto.

Pembukaan acara Sosciencemation 2018 dilaksanakan dengan menggunting pita balon sebagai pertanda dibukanya acara tersebut. Setelah pembukaan para tamu berkeliling melihat berbagai macam lomba serta aplikasi model pembelajaran dalam bentuk purwarupa dan sejenisnya. Beberapa perlombaan yang diadakan adalah lomba roket air, cerdas cermat, robotik, peta timbul, percobaan reaksi kimia dan sebagainya. Total perlombaan yang dikompetisikan ada 20 macam yang terdiri dari pelajaran IPA, IPS dan Matematika.

Sebagai acara pamungkas pada Sosciencemation 2018 adalah seminar pendidikan untuk para kepala sekolah yang hadir mengenai pengelolaan satuan pendidikan dengan narasumber Kepala Seksi Penilaian Supriyanto, Dirjen Dikdasmen Kemendikbud, Ketua BPLP PGRI Supardi, Wakil Sekretaris YPLP Pusat H. Muhir Subagja, dan Ketua PGRI Kabupaten Bogor Dadang. (Tys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here