Home Tak Berkategori Harapan dan Kenyataan Membuka 2017

Harapan dan Kenyataan Membuka 2017

340
0

Matahari tetap terbit di Timur. Tak ada yang berubah. Tahun  tetap harus berganti. Tak ada yang bisa menghambat. Manusia tetap saja manusia dalam kesia-siaan bila tanpa perubahan. Begitu, kata Dalai Lama sang pemuka bangsa Tibet. Perubahan menjadi kata kunci karena sejatinya manusia itu selalu merugi kecuali orang-orang yang beriman.

Perubahan itu buah dari proses pendidikan. Pendidikan itu akarnya pembelajaran. Perawat perubahan itu hanya ada di tangan guru. Guru itu rasul, kata Soekarno dalam buku Di Bawah Bendera Revolusi Jilid I (1959). Bangsa ini terus menggeliat mengejar mimpi indah 2045, mimpi melahirkan generasi emas. Tahun 2016 baru saja beringsut membuka lembar 2017. Dua ribu tujuh belas adalah lembar baru yang harus ditulis dengan  sejarah  baru  perubahan

 

yang memaknai jalan 2045.

Guru bersama induk semang, yakni PGRI telah menorehkan sejumlah harapan di sepanjang 2016. Keberhasilan PGRI memang belum sepenuhnya memuaskan semua guru baik yang berlabel PNS maupun honorer. Ini Kenyataan yang tak bisa disembunyikan di balik awan. Saat ini sulit dipungkiri kenyataan yang masih mengawan itu, yakni penutasan nasib guru honorer,  perubahan  mekanisme j a l a n nya s i ste m p e m e rata a n p e n d i d i ka n , d a n s e a b re k  P R p e n i n g k a t a n b e r b a s i s m u t u pendidikan.

P G R I b a ga i t u n g ku ya n g menghangatkan semangat  guru, t e r u s m e n j a l a n ka n v i s i – m i s i menuju puncak kejayaan guru walau itu masih harapan. Paling tidak, tanda-tanda datangnya p e r u b a h a n n a s i b g u r u d a n peningkatan mutu pendidikan terus  bergelinding,  berevolusi

 

sejalan dengan berlangsungnya sejumlah kegiatan organisasi dan pelatihan bagi guru. Upaya ini mendapat dukungan positif dari pemerintah. Bahkan,  Presiden J o k o w i s a n g a t m e n g h a r g a i perjuangan PGRI yang selalu krtitis menyikapi berbagai perubahan.

W a j a r , d a l a m s e ti a p kesempatan Plt. Ketua Umum PGRI, Unifah Rosyidi menyatakan PGRI menjadi mitra pemerintah dan tetap memberi masukan-kritik m e m b a n g u n b a g i k e p a d a Kemendikbud. Posisi ini sebagai strategi win-win solution bagi proses harmonisasi komunikasi dengan penguasa. Bertahan pada prinsip cinta bangsa  dan  kithah P G R I , b e r b a g a i t e r o b o s a n sepanjang 2016 telah dilakukan PGRI. Memasuki 2017 harapan perubahan tetap menyala dalam tunggu organisasi PGRI. (Redaksi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here